Hans mengungkapkan sebagai ekosistem digital Indonesia yang terus bertumbuh, GoTo percaya bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan beriringan dengan pengembangan dan perlindungan mitra demi masa depan yang lebih baik.
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana, yang memberikan apresiasi atas inisiatif berkelanjutan GoTo tersebut.
Khusus untuk inisiatif BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi langkah GoTo yang menanggung iuran BPJS Kesehatan mitra driver sehingga mitra dapat merasa aman, tenang, dan sejahtera dalam menyelesaikan setiap perjalanan.
“Teman-teman, sehat itu jauh lebih murah jauh, lebih produktif daripada sakit. Sekarang saya tanya siapa yang pernah sakit sehingga nggak masuk atau nggak narik? Nah pertanyaan kedua kalau nggak narik lebih sejahtera atau kurang sejahtera? Jadi ngerti ya supaya sejahtera harus sehat, tidak boleh sakit,” ujar Budi dalam kesempatan yang sama.
Sebelumnya, GoTo telah memulai program BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan secara gratis sejak Desember 2025 dengan lebih dari 10.000 mitra driver Surabaya menjadi penerima awal. Pada 2026, program ini diperluas untuk menjangkau mitra driver terbaik se-Indonesia, dengan target penerima mencapai ratusan ribu mitra driver.