Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BEI Bakal Buka Data Pemilik Saham di Bawah 5 Persen, Ini Alasannya

Anggie Ariesta , Jurnalis-Minggu, 01 Februari 2026 |19:40 WIB
BEI Bakal Buka Data Pemilik Saham di Bawah 5 Persen, Ini Alasannya
BEI (Foto: Okezone)
A
A
A

"Kami akan meningkatkan lagi disclosure data kepemilikan saham secara lebih general. Termasuk untuk data kepemilikan saham atau shareholders name di bawah 5 persen sehingga akan setara dengan bursa-bursa global lainnya. Kami akan melaksanakan ini di awal Februari 2026 ini," jelas Jeffrey.

Selain pengungkapan nama, BEI bersama KSEI akan melakukan perombakan pada klasifikasi tipe investor. Saat ini, identitas investor di Indonesia hanya terbagi dalam 9 kategori Single Investor Identification (SID).

Ke depan, kategori tersebut akan dirinci lebih granular sesuai dengan praktik terbaik global (global best practice).

Kategori baru ini akan mencakup entitas spesifik seperti Sovereign Wealth Fund (SWF), Private Equity (PE), Investment Advisor, hingga Discretionary Fund.

"Kami harapkan proses ini akan dapat diselesaikan paling lambat bulan April tahun 2026 sebelum timeline yang ditetapkan oleh MSCI," tambahnya.

Guna menyukseskan rencana ini, BEI akan segera memulai sosialisasi kepada perusahaan efek, bank kustodian, dan pemangku kepentingan lainnya mulai minggu ini. Proses remapping data investor ini dianggap krusial untuk memberikan kejelasan (clarity) atas setiap transaksi yang terjadi di pasar modal Indonesia.

Langkah-langkah strategis ini diharapkan menjadi "obat penawar" bagi kekhawatiran investor asing, sekaligus memberikan kepastian bahwa iklim investasi di pasar modal Indonesia kini lebih terbuka, akuntabel, dan kompetitif.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement