Danantara berperan dalam pengelolaan aset dan investasi yang penting dalam peningkatan produktivitas dan akselerasi pertumbuhan ekonomi.
Dalam konteks investasi, APBN akan lebih berperan sebagai katalis yang menciptakan ekosistem yang sehat. APBN dioptimalkan peranannya untuk meningkatkan taraf hidup rakyat melalui peningkatan belanja yang menyasar langsung ke rakyat, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, ketahanan pangan dan Program Perumahan Rakyat, serta layanan publik.
Moody’s menyampaikan pentingnya menjaga prediktabilitas pengambilan kebijakan, komunikasi publik, dan kualitas koordinasi antar kementerian/lembaga di tengah perubahan kebijakan dan tata kelola pengelolaan perekonomian yang sedang berjalan.
Moody's juga menyampaikan pentingnya memperkuat basis penerimaan negara untuk mendukung belanja-belanja prioritas dan menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
"Pemerintah mengapresiasi asesmen Moody's yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada posisi Baa2, dengan penyesuaian outlook dari stabil menjadi negatif," tulisnya.
Pemerintah terus melakukan transformasi ekonomi dan menghidupkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi. Pemerintah terus memastikan bahwa setiap potensi risiko dapat dikelola dengan baik.
Berbagai upaya debottlenecking yang menghambat aktivitas usaha terus dilakukan. Selain itu, Pemerintah bersama Bank Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga dan nilai tukar serta stabilitas pasar keuangan. Sinergi fiskal dan Danantara akan dioptimalkan.
Dengan komitmen dan konsistensi kebijakan, Pemerintah optimis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan kesejahteraan rakyat. Indikasi perbaikan ekonomi telah terlihat sejak Semester II 2025 dengan berbagai indikator yang membaik. Hal ini juga dikonfirmasi dengan kinerja pertumbuhan ekonomi Triwulan IV 2025 sebesar 5,39 persen yang melebihi ekspektasi pasar.
Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi akan terus membaik dengan komitmen pengelolaan ekonomi yang makin baik, ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang meningkat, dan investasi yang meningkat di berbagai sektor sebagai indikator makin kuatnya kepercayaan investor terhadap Indonesia.
(Taufik Fajar)