JAKARTA - Industri manufaktur Indonesia mampu memperkuat rantai pasok energi global. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya industri manufaktur asal Indonesia dalam perhelatan energi terbesar dunia, LNG 2026 yang berlangsung di Qatar pada 2–5 Februari 2026.
"Kehadiran PT Teknologi Rekayasa Katup (TRK Valves) di ajang ini bukan sekadar partisipasi biasa. Lebih dari itu, menjadi pembuktian bahwa produk rekayasa anak bangsa memiliki kualitas kelas dunia dan mampu bersaing di tengah ketatnya industri energi global,“ kata Direktur Utama TRK Valves Soni dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Didirikan sejak tahun 2015, TRK Valves memegang predikat prestisius sebagai satu-satunya manufaktur ball valve terintegrasi penuh di Indonesia, dengan seluruh proses utama. Mulai dari desain, rekayasa, machining, perakitan, hingga pengujian, dilakukan secara in-house.
TRK Valves dikenal sebagai perusahaan custom build-to-order, di mana setiap katup dirancang sesuai kebutuhan spesifik aplikasi. Solusi ini menjadi tulang punggung berbagai sektor vital seperti minyak & gas, LNG, panas bumi (geothermal) hingga petrokimia.
Teknologi Berstandar Internasional
Dalam LNG 2026, TRK Valves menampilkan spesialisasi engineered vall valves, termasuk Single Block & Bleed (SBB) dan Double Block & Bleed (DBB).
Ragam produk TRK mencakup tipe floating hingga trunnion mounted, baik manual maupun otomatis (SDV, ESDV, BDV, dan MOV), termasuk aplikasi cryogenic yang menjadi kebutuhan utama industri LNG.
Keunggulan TRK tidak hanya terletak pada desain, tetapi juga penguasaan material mulai dari carbon steel hingga material exotic seperti nickel alloy, yaitu material dengan tingkat kompleksitas tinggi yang hanya dikuasai oleh sedikit manufaktur.
Seluruh produk TRK telah melalui proses rekayasa desain lanjutan menggunakan Finite Element Analysis (FEA) untuk memastikan ketahanan terhadap tekanan dan temperatur ekstrem sesuai standar internasional.
Ambisi Ekspansi Global
Partisipasi TRK Valves di LNG 2026 turut disaksikan oleh perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Ditjen Migas) serta dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar, menegaskan peran TRK sebagai representasi kapabilitas manufaktur nasional di panggung global.
Tak hanya memperluas jejaring, keikutsertaan ini juga menghasilkan kesepakatan strategis dengan mitra dari Qatar dan Oman memperkuat langkah ekspansi TRK Valves di kawasan Timur Tengah, melengkapi kehadirannya yang telah lebih dulu terbangun di UAE.
Partisipasi di LNG 2026 menjadi momentum penting bagi TRK Valves untuk menegaskan bahwa produk made in Indonesia siap menjadi solusi andalan dalam rantai pasok energi global yang menuntut presisi, keandalan, dan standar keselamatan tertinggi.
(Dani Jumadil Akhir)