Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping Resmi Dibangun, RI Perkuat Pasokan Listrik

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 11 Februari 2026 |18:30 WIB
 Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping Resmi Dibangun, RI Perkuat Pasokan Listrik
Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping Resmi Dibangun, RI Perkuat Pasokan Listrik (Foto: PLN EPI)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah resmi memulai pembangunan pipa gas bumi ruas West Natuna Transportation System (WNTS)–Pulau Pemping, Kepulauan Riau pada Selasa 10 Februari 2026. Proyek strategis ini bertujuan memperkuat keandalan pasokan gas bumi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan energi primer pembangkit listrik di wilayah Batam dan sekitarnya.

Pembangunan pipa gas WNTS–Pemping menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi terutama sektor kelistrikan, sekaligus mendukung Batam sebagai kawasan industri dan ekonomi strategis nasional yang membutuhkan suplai energi andal, efisien dan berkelanjutan.

Proyek ini meliputi pembangunan pipa gas offshore sepanjang 3.2 km dan onshore sepanjang 1.3 km, serta pembangunan fasilitas penerima dan pengukuran gas (Onshore Receiving Facility/ORF) di Pulau Pemping. Infrastruktur tersebut dirancang untuk memastikan penyaluran gas bumi berjalan aman, stabil, dan berkesinambungan.

Manfaatkan Gas Bumi Natuna

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menegaskan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut nyata dari telah tercapainya Tie-in Agreement(TIA) antara PT PLN Energi Primer Indonesia dengan operator West Natuna Group. Project ini memiliki arti strategis dalam memperkuat pemanfaatan gas bumi domestik, khususnya penyaluran gas dari Natuna ke wilayah Batam.

“Dengan dibangunnya pipa gas ini, pemanfaatan gas Natuna untuk kebutuhan dalam negeri dapat semakin optimal, terutama untuk mendukung penyediaan energi dan kelistrikan di Kepulauan Riau. Alhamdulillah, kita berhasil mengatasi salah satu isu utama terkait unlimited liabilities yang dirubah menjadi limited liabilities. SKK Migas juga mendorong KKKS di wilayah Natuna untuk bersama-sama menanggung premi asuransi bersama PLN EPI sehingga pembangunan pipa dapat terwujud segera,” ujar Djoko dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Dari sisi pemerintah daerah, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menilai kehadiran pipa gas WNTS–Pemping akan menjadi motor penggerak pertumbuhan kelistrikan dengan tumbuhnya data center, industri dan investasi di Batam dan sekitarnya, sekaligus mempertegas sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

“Proyek pipa gas WNTS ke Pulau Pemping ini bukan hanya soal infrastruktur bawah laut, tetapi urat nadi ketahanan energi wilayah. Kehadiran pipa WNTS Pemping ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden untuk mewujudkan ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi di Batam sebesar 9.5-10%,” ujar Amsakar.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement