Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duduk Perkara Purbaya Vs Menteri Sakti Wahyu Trenggono soal Pembangunan Kapal

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 12 Februari 2026 |07:00 WIB
Duduk Perkara Purbaya Vs Menteri Sakti Wahyu Trenggono soal Pembangunan Kapal
Duduk Perkara Purbaya Vs Menteri Sakti Wahyu Trenggono soal Pembangunan Kapal (Foto: Okezone)
A
A
A

Komunikasi dengan Menteri KKP

Terkait koordinasi dengan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Purbaya menegaskan hubungan keduanya berjalan baik. Dia menyebut komunikasi akan dilakukan secara langsung untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Ah gampang, nanti saya ngomong sama Pak Menteri. Kan sahabat saya juga, gampang," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjawab tudingan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal anggaran kapal yang sudah cair.

Dalam video yang beredar, Purbaya menyebut anggaran kapal dari Kemenkeu sudah cair, tapi industri galangan belum juga menerima pesanan. Trenggono meminta Purbaya mengecek langsung anak buahnya di Kemenkeu soal anggaran tersebut.

"Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar enggak itu uang kapal sudah dikucurkan," tanya Trenggono dalam unggahan di Instagram pribadinya @swtrenggono.

Trenggono menjelaskan, proyek pembangunan kapal yang dimaksud sebenarnya didanai anggaran kredit dari Inggris. Sementara itu, Indonesia memang berencana membangun 1.500 kapal ikan yang bekerja sama dengan Inggris.

"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," tegas Trenggono.

Pernyataan Purbaya disampaikan dalam acara Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia: Mendorong Daya Saing dan Peningkatan Kapasitas Industri Nasional yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Purbaya terlihat heran karena KKP belum juga melakukan pesanan ke industri galangan Tanah Air. Padahal, Kemenkeu sudah mengucurkan anggaran pengadaan kapal untuk KKP.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement