JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Sebelumnya, IHSG ditutup di zona hijau dengan kenaikan 1,19% ke level 8.310.
"Best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.172, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377–8.440," tulis MNC Sekuritas dalam laporan MNCS Daily Scope Wave, Kamis (19/2/2026).
Namun demikian, MNC Sekuritas juga mengingatkan bahwa pada skenario lainnya, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi. Area pelemahan diperkirakan berada di 8.098–8.155.
IHSG berada di level support 7.863 dan 7.712, serta level resistance 8.354 dan 8.517 pada perdagangan hari ini. Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain:
BUVA – Buy on Weakness
BUVA menguat 8,61% ke 1.450 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Penguatannya mampu menembus cluster MA20 dan MA60 serta menutup area gap. Posisi BUVA diperkirakan berada pada awal wave (5) dari wave [C].
Buy on Weakness: 1.350–1.450
Target Price: 1.595, 1.720
Stoploss: di bawah 1.245
COIN – Buy on Weakness
COIN menguat 4,52% ke 1.965 dengan peningkatan volume pembelian. Selama COIN mampu bertahan di atas 1.800 sebagai stoploss, posisi COIN diperkirakan berada pada bagian wave 4 dari wave (C).
Buy on Weakness: 1.860–1.940
Target Price: 2.200, 2.410
Stoploss: di bawah 1.800
INET – Buy on Weakness
INET menguat 11,98% ke 430 dengan peningkatan volume pembelian, menembus MA20. Saat ini, posisi INET diperkirakan berada pada bagian wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 390–418
Target Price: 458, 494
Stoploss: di bawah 362
PANI – Spec Buy
PANI menguat 0,93% ke 10.900 meski disertai munculnya tekanan jual. Selama PANI bertahan di atas 10.225 sebagai stoploss, posisi PANI berada di awal wave [v] dari wave 1.
Spec Buy: 10.575–10.800
Target Price: 11.725, 12.200
Stoploss: di bawah 10.225
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.