JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjanjikan akan mengguyur program Bonus Hari Raya (BHR) 2026 dengan total anggaran mencapai Rp110 miliar. Dana tersebut akan disalurkan kepada lebih dari 400.000 mitra, baik roda dua maupun roda empat.
Direktur Utama/CEO GoTo, Hans Patuwo mengatakan alokasi anggaran BHR tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, perusahaan mengalokasikan Rp50 miliar, sementara pada 2026 meningkat menjadi Rp110 miliar.
Selain kenaikan total anggaran, nominal BHR pada kategori terendah juga mengalami peningkatan signifikan. Jika pada 2025 mitra menerima Rp50.000, maka tahun ini meningkat menjadi Rp150.000 untuk mitra roda dua dan Rp200.000 untuk mitra roda empat, atau naik sekitar 3-4 kali lipat.
"Kami menyalurkan BHR sebagai bentuk apresiasi GoTo atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas serta keandalan layanan kepada pelanggan dalam 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan," kata Hans dalam keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).
Dia menjelaskan, kriteria penerima BHR mencakup tingkat penggunaan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama maupun tambahan, yang diukur melalui jam online.
Selain itu, kualitas pelayanan juga menjadi indikator, termasuk tingkat penerimaan dan penyelesaian order.
Dalam skema terbaru, penerima BHR dibagi ke dalam beberapa kelompok. Pertama, Mitra Juara yang terbagi dalam enam kategori berdasarkan frekuensi menjadi Mitra Juara selama satu tahun terakhir, antara satu hingga 12 kali. Kedua, Mitra Andalan yang dibagi dalam tiga kategori berdasarkan frekuensi serupa.
Ketiga, Mitra Harapan, yakni mitra yang pernah menjadi Mitra Juara atau Mitra Andalan minimal satu kali dalam 12 bulan terakhir.
Hans mengungkapkan, mitra roda dua akan menerima BHR dengan kisaran Rp150.000 hingga Rp900.000. Sementara itu, mitra roda empat berpeluang menerima Rp200.000 hingga Rp1.600.000.
Penyaluran BHR akan dilakukan melalui saldo GoPay Mitra pada 4-6 Maret 2026.
“Tahun ini kami merancang penyempurnaan kategori penerima BHR berdasarkan pemahaman mendalam terhadap dinamika dan tantangan di lapangan. Dengan pendekatan ini, BHR diharapkan dapat disalurkan secara lebih adil dan transparan,” tutup Hans.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.