Pada perdagangan Selasa, harga minyak mentah mulai menunjukkan koreksi yang signifikan seperti Minyak Brent turun 7 persen menjadi USD 92,01 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) merosot 6,7 persen ke level USD 88,39 per barel.
Penurunan ini juga dipengaruhi oleh kabar bahwa para menteri energi dari kelompok negara G7 akan mengadakan pembicaraan pada Selasa. Sebelumnya, menteri keuangan G7 telah mendiskusikan kemungkinan pelepasan cadangan minyak darurat untuk menstabilkan pasar mentah dunia.
Pasar kini menanti langkah konkret dari G7 dan perkembangan terbaru dari perbatasan Timur Tengah yang terus memengaruhi arah investasi global.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.