JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat. Para investor tampak ragu di tengah simpang siur mengenai perang di Timur Tengah, meski harga minyak mentah mulai turun dari level tertingginya.
Dow Jones Industrial Average ditutup turun tipis 34,29 poin atau 0,07% ke level 47.706,51 dan S&P 500 kehilangan 14,51 poin atau 0,21% ke posisi 6.781,48.
Sementara indeks Nasdaq Composite berhasil bertahan di zona hijau dengan kenaikan marginal 1,16 poin atau 0,01% ke level 22.697,10, ditopang oleh kinerja sektor teknologi. Demikian dilansir dari Investing, Rabu (11/3/2026).
Sentimen pasar sempat terangkat oleh pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut perang di Iran hampir berakhir. Namun, pelaku pasar tetap waspada karena fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. AS justru melancarkan serangan udara paling intensif ke wilayah Iran.
Ketidakpastian ini diperparah dengan terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Sosoknya dikenal konservatif sehingga memicu kekhawatiran pasar bahwa konflik akan berlangsung lebih lama dan sulit menemui kesepakatan damai.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.