Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pengiriman Sepeda Motor via Kereta Naik 5 Persen

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |13:14 WIB
Jelang Mudik Lebaran 2026, Pengiriman Sepeda Motor via Kereta Naik 5 Persen
Pengiriman sepeda motor meningkat menjelang mudik Lebaran 2026. (Foto: Okezone.com/KAI)
A
A
A

JAKARTA – Pengiriman sepeda motor meningkat menjelang mudik Lebaran 2026. Adapun puncak arus mudik diprediksi terjadi pada pekan ketiga bulan Ramadhan.

Memasuki pekan kedua Ramadhan, tren pengiriman sepeda motor menggunakan angkutan logistik kereta menunjukkan peningkatan. Tercatat sebanyak 2.300 unit sepeda motor telah didistribusikan, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan pekan pertama Ramadhan yang mencapai 2.217 unit. Jumlah tersebut masih akan terus meningkat seiring mendekatnya masa puncak arus mudik pada pekan ketiga Ramadhan.

Tingginya minat masyarakat terhadap layanan ini tercermin pada periode mudik tahun lalu, di mana lebih dari 6.600 unit sepeda motor berhasil didistribusikan oleh KAI Logistik, baik pada masa arus mudik maupun arus balik, dengan tujuan favorit di kota-kota besar Jawa Tengah seperti Yogyakarta dan Solo, serta diikuti kota lainnya seperti Surabaya, Jakarta, dan Bandung.

VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengatakan pengiriman sepeda motor kini menjadi salah satu solusi yang diminati masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan mudik. Dengan mengirimkan kendaraan terlebih dahulu, pemudik dapat melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi yang lebih aman dan nyaman seperti kereta api, tanpa harus menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor yang berisiko menimbulkan kelelahan.

"Selain itu, keberadaan sepeda motor di kota tujuan juga tetap mendukung mobilitas masyarakat selama berada di kampung halaman," ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Seiring meningkatnya pengiriman sepeda motor, ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan kendaraan yang akan dikirim telah dipersiapkan dengan baik. Salah satu hal penting yang perlu dilakukan adalah mengosongkan tangki bahan bakar untuk meminimalkan potensi risiko selama proses pengiriman.

"Pelanggan juga disarankan untuk melepas berbagai aksesori tambahan pada sepeda motor yang berpotensi rusak selama proses distribusi serta melakukan packing tambahan," lanjut Dwi.

 

Pelanggan diimbau untuk melakukan pengecekan kondisi sepeda motor sebelum proses pengiriman dan mencatat kondisi kendaraan sebagai bagian dari prosedur serah terima. Selain itu, pemanfaatan perlindungan asuransi dengan premi yang sangat terjangkau sebesar 0,12 persen juga menjadi langkah penting guna memberikan jaminan keamanan tambahan selama proses distribusi berlangsung.

"Untuk memastikan kenyamanan dan kemudahan, KAI Logistik juga mendorong pelanggan untuk melakukan pengiriman sepeda motor melalui aplikasi KAI Logistik TRAX yang akan menjemput sepeda motor langsung dari rumah untuk kemudian dikirimkan hingga alamat tujuan. Melalui aplikasi ini, pemudik dapat dengan mudah mengelola pengiriman mulai dari penjemputan, pembayaran digital, hingga real-time tracking," tutup Dwi.

KAI Logistik mengimbau masyarakat untuk merencanakan pengiriman sepeda motor lebih awal agar dapat menghindari dan mengantisipasi kepadatan menjelang puncak arus mudik. Melalui layanan ini, masyarakat diharapkan dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus tetap memiliki kendaraan pribadi yang dapat digunakan untuk beraktivitas di kampung halaman.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement