Senada dengan Kholid, pengemudi taksi daring, Noval Gamawan (50), juga merasakan efisiensi serupa saat mengoperasikan kendaraan listrik di wilayah Jakarta. Ia menjelaskan bahwa biaya pengisian daya hingga penuh sekitar Rp51.600 untuk jarak tempuh 285 km, dibandingkan dengan biaya bensin harian saat masih menggunakan mobil konvensional yang mencapai Rp300.000 hingga Rp400.000.
Noval menilai kendaraan listrik lebih efisien saat menghadapi kemacetan yang biasanya memicu pemborosan bahan bakar pada mobil konvensional akibat pola stop-and-go. Selain itu, kendaraan listrik juga dirasakannya lebih ringan saat digunakan di lalu lintas padat.
"Kalau mobil bensin, macet di tengah kota biasanya membuat operasional membengkak karena pola gas-rem. Kendaraan listrik lebih efisien dalam kondisi tersebut," pungkas Noval.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.