Di sisi lain, Suntara mengatakan bahwa terjadi pergerakan kendaraan keluar dari wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 2,90 juta kendaraan, meningkat sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Distribusi perjalanan didominasi ke arah Jawa Tengah sebesar 51%, Jawa Timur 26,5%, serta 22% menuju wilayah barat dan selatan seperti Bogor dan Sukabumi, yang juga menjadi tujuan wisata masyarakat.
“Sementara jumlah negara yang keluar dari wilayah Jabodetabek ternyata sebanyak 2,90 juta kendaraan atau mengalami kenaikan sebesar 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Distribusinya pergerakan dari Jabodetabek yaitu 51% menuju Jawa Tengah, Jawa Timur 26,5 menuju arah barat dan sekitarnya dan 22% menuju arah selatan Kota Bogor, Kota/Kabupaten Bogor dan kampung halaman saya ini Sukabumi, karena memang kadang-kadang untuk wisata,” paparnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.