Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Antam Hari Ini 2 April 2026 Naik Rp20.000, Kembali Menuju Rp3 Juta

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 02 April 2026 |09:10 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini 2 April 2026 Naik Rp20.000, Kembali Menuju Rp3 Juta
Harga Emas Antam Hari Ini 2 April 2026 Naik Rp20.000, Kembali Menuju Rp3 Juta (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Harga emas Antam logam mulia hari ini, Kamis 2 April 2026 naik Rp20.000 menjadi Rp2.922.000 per gram dibandingkan harga sebelummnya Rp2.902.000 per gram. Dalam dua hari, harga emas Anyam naik Rp95.000.

Sejalan dengan buyback atau harga yang didapat jika pemilik emas ingin menjual emas batangan ini juga naik Rp50.000 menjadi Rp2.673.000.

Harga emas Antam tersebut berlaku pada pengambilan di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One Jakarta. Adapun di laman resmi tersebut untuk saat ini beberapa macam emas masih belum tersedia.

Saat ini, PPN tidak dipungut sesuai PP Nomor 49 Tahun 2022. Nilai PPN tidak diperhitungkan dalam perhitungan grand total.

Sesuai dengan PMK Nomor 48 tahun 2023 dengan tarif 0,25 persen (sesuai ketentuan yang berlaku) dan akan diterbitkan bukti potong PPh 22 oleh PT Antam Tbk sebagai penjual.

Berikut rincian harga pecahan emas Antam hari ini dari laman resmi Logam Mulia, Jakarta, Kamis (2/4/2026):

 

- Harga emas 0,5 gram: Rp1.511.000
- ⁠Harga emas 1 gram: Rp2.922.000
‎- ⁠Harga emas 2 gram: Rp5.784.000
‎- ⁠Harga emas 3 gram: Rp8.651.000
‎- ⁠Harga emas 5 gram: Rp14.385.000
‎- ⁠Harga emas 10 gram: Rp28.715.000
‎- Harga emas 25 gram: Rp71.662.000
‎- ⁠Harga emas 50 gram: Rp143.245.000
‎- ⁠Harga emas 100 gram: Rp286.412.000
‎- ⁠Harga emas 250 gram: Rp715.765.000
‎- ⁠Harga emas 500 gram: Rp1.431.320.000
‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp2.862.600.000

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement