Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Komut PGN Pakai BBG, Bisa Switch dari BBM

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 05 April 2026 |13:02 WIB
Cerita Komut PGN Pakai BBG, Bisa Switch dari BBM
Cerita Komut PGN Pakai BBG, Bisa Switch dari BBM (Foto: Dokumentasi PGN)
A
A
A

JAKARTA - Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Tony Setia Boedi Hoesodo menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG) pada kendaraan pribadinya. Dia memasang converter kit ini memungkinkan kendaraan menggunakan sistem bahan bakar ganda (dual fuel), yakni bahan bakar minyak (BBM) dan BBG. 

Teknologi tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk beralih dari BBM ke BBG maupun sebaliknya hanya dengan menekan tombol switch di dekat kemudi. Langkah ini diambil Tony sebagai upaya menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa pemakaian BBG adalah pilihan yang cerdas untuk kebutuhan sehari-hari," kata Tony dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (5/4/2026).

Menurutnya, biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi BBG pada mobilnya cukup murah jika dengan jarak tempuh lebih jauh.

"Kendaraan bisa mendapatkan penghematan biaya bahan bakar karena harganya yang terjangkau dan stabil yaitu Rp4.500 per liter, daya tempuh lebih jauh serta juga lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

 

Seluruh proses pemasangan converter kit dilakukan oleh teknisi bersertifikasi dengan memperhatikan standar keselamatan, mulai dari penempatan tabung hingga pengaturan sistem aliran bahan bakar. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi BBG telah siap digunakan secara luas oleh masyarakat.

“Kami menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan BBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tambah Tony.

PGN mengajak masyarakat untuk mulai mempertimbangkan penggunaan BBG sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional. Layanan BBG PGN saat ini dijalankan oleh anak perusahaan, PT Gagas Energi Indonesia. 

Direktur Utama Gagas Santiaji Gunawan mengatakan keputusan menggunakan BBG menunjukkan komitmen Tony dalam menggunakan energi alternatif. “Ini menjadi momentum penting untuk mendorong pemanfaatan energi alternatif yang lebih luas di masyarakat. Dukungan ini juga memberikan dorongan positif bagi pengembangan ekosistem BBG di Indonesia,” ujar Santiaji.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement