Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menhub Beri Sinyal Harga Tiket Pesawat Turun 2 Bulan Lagi

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Jum'at, 10 April 2026 |06:58 WIB
Menhub Beri Sinyal Harga Tiket Pesawat Turun 2 Bulan Lagi
Menhub Beri Sinyal Harga Tiket Pesawat Turun 2 Bulan Lagi (Foto: Kemenhub)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberi sinyal harga tiket pesawat bisa turun. Penurunan harga tiket pesawat ini bisa terjadi jika 2 bulan ke depan kondisi harga avtur turun.

Harga avtur bisa saja turun jika konflik di Timur Tengah imbas perang AS-Iran mereda. Apalagi, Presiden Donald Trump sudah mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan syarat selat Hormuz dibuka. Dengan membuka jalur ini, diproyeksi harga minyak turun dan berujung turunnya harga avtur.

"Bahwa kalau melihat penjelasan, itu kita cukup optimistis, apalagi arah perang ini tidak panjang sudah terlihat dengan adanya genjatan senjata. Mudah mudahan dalam 2 bulan ke depan bisa berakhir," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Kamis (9/4/2026) malam.

Menhub mengatakan, saat ini untuk menopang pendapatan maskapai di tengah kenaikan harga avtur, Pemerintah telah mengambil kebijakan dengan menaikkan batas atas fuel surcharge menjadi 38 persen, PPN DTP, hingga bea impor spare part pesawat. 

Akan tetapi, ketika harga avtur mulai turun di kemudian hari maka fuel surcharge yang menjadi salah satu komponen pembentuk harga tiket bisa diturunkan. Karena saat ini Pemerintah belum menetapkan tarif batas bawah/tarif batas atas (TBB/TBA) terbaru. 

"Kalau harga avtur turun kita akan kembalikan lagi, karena fuel surcharge komponennya harga avtur, sehingga yang kita putar di sini. Ini kondisinya (harga avtur) bisa naik turun," kata Menhub.

"Avtur ini kan naik turunnya relatif cukup cepat, misal kemarin minyak sudah di bawah 100, sehingga kita berharap itu bisa kita turunkan," tambahnya. 

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement