JAKARTA - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mengundang investor untuk menggarap proyek reklamasi. Ancol membuka investasi dari investor lokal maupun asing untuk merealisasikan proyek reklamasi yang membutukan investasi sekira Rp3 triliun
Komisaris Utama Ancol Irfan Setiaputra menekankan proyeksi reklamasi seluas di kawasan perairan Utara Jakarta sampai saat ini pun masih dibahas manajemen. Namun, yang jelas perluasan bisnis melalui aksi korporasi berupa reklamasi ini menjadi bagian transformasi Ancol.
"Kami semua sudah dapat persetujuan (izin lingkungan). Kami sedang mencari partner untuk reklamasi tersebut. Dan mari kami lihat sama-sama apa yang akan terjadi di atas tanah reklamasi," kata Irfan saat jumpa pers di Ancol, Selasa (14/4/2026).
Irfan mengatakan, sejumlah investor berminat menanam modal untuk pembangunan reklamasi, tetapi belum ada kesepakatan kedua belah pihak, sehingga, memasuki kuartal-II 2026 ini, Ancol gencar menjajaki kemitraan yang menguntungkan.
"Kami komisaris tentu saja berharap bahwa partner yang nanti diganti oleh Direksi bisa memberikan penawaran yang menarik buat orang-orang yang bisa datang ke Ancol karena ada reklamasi tersebut," kata dia.
Sekadar informasi, PJAA berencana melakukan reklamasi kawasan Ancol seluas 65 hektare (ha) setelah memperoleh seluruh izin yang dibutuhkan untuk pelaksanaan reklamasi. Lahan hasil reklamasi itu bakal digunakan untuk membangun proyek strategis lewat kerja sama dengan pihak ketiga.
"Perseroan telah siap melaksanakan reklamasi kawasan Ancol seluas 65 ha," kata manajemen PJAA lewat keterbukaan informasi, Selasa (26/8/2025).
PJAA telah memperoleh sejumlah izin terkait reklamasi yakni Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) tertanggal 13 September 2023, Persetujuan Lingkungan dari DPMPTSP DKI Jakarta tertanggal 6 Februari 2025, dan Izin Pelaksanaan Reklamasi tertanggal 1 Juli 2025.
Proyek yang akan dibangun tersebut berada di sisi Timur dan sisi Barat Kawasan Ancol masing-masing 30 ha (dari rencana total 120 ha) dan 35 ha. Beberapa proyek yang akan dibangun di antaranya Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW (termasuk masjid apung), Ocean Fantasy, Sea World baru, hingga fasilitas seperti pantai dan depo MRT (termasuk pembangunan Transit Oriented Development /TOD).
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.