Dari sisi dampak sosial, satu unit PLTS 1 MW diprediksi mampu melayani:
* 900 Rumah Tangga.
* 79 UMKM.
* Nilai SROI: 1,75 kali (Setiap Rp1 investasi menghasilkan manfaat sosial senilai Rp1,75).
•
Peran Koperasi dan Tantangan Lapangan
Tenaga Ahli Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Roy Abimanyu, menyatakan bahwa koperasi adalah aktor kunci yang paling realistis untuk mengimplementasikan energi berbasis komunitas karena telah memiliki basis anggota yang kuat.
Meski penjajakan telah dimulai di wilayah Sulawesi dan Indonesia Timur, Roy mengingatkan adanya sejumlah tantangan:
* Biaya Tinggi: Masih adanya ketergantungan pada komponen impor.
* Regulasi: Perlunya optimalisasi kerangka hukum yang sudah tersedia tanpa harus menunggu regulasi baru yang kompleks.
* Tata Kelola: Pentingnya menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat agar program berkelanjutan.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.