Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Avtur Turun 10 Persen per 1 Juni 2026, Berlaku di Seluruh Indonesia

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 01 Juni 2026 |09:28 WIB
Harga Avtur Turun 10 Persen per 1 Juni 2026, Berlaku di Seluruh Indonesia
Harga Avtur Turun 10 Persen per 1 Juni 2026, Berlaku di Seluruh Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga bakan bakar avtur 10 persen mulai hari ini, Senin 1 Juni 2026. Penurunan harga avtur 10 persen diberlakukan di bandara seluruh Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV menjelaskan, besaran penurunan harga avtur berbeda di setiap bandara karena disesuaikan dengan formula yang berlaku serta mempertimbangkan faktor distribusi dan logistik.

Di Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta (CGK), misalnya, harga Avtur turun dari Rp24.580 per liter menjadi Rp22.190 per liter. Sementara di AFT Ngurah Rai (DPS), harga avtur turun dari Rp26.190 per liter menjadi Rp23.480 per liter, dan di AFT Kualanamu (KNO) turun dari Rp25.720 per liter menjadi Rp23.090 per liter.

Menurutnya, penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang transparan dan mengikuti perkembangan pasar energi global. Penyesuaian harga Avtur ini dilakukan dengan mengacu pada formula yang ditetapkan regulator, dalam hal ini Kementerian ESDM, serta mempertimbangkan perkembangan harga energi global. 

"Ketika harga energi global bergerak turun, maka penyesuaian tersebut akan terefleksikan pada harga avtur sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Roberth dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Dia menambahkan, penyesuaian harga avtur dilakukan secara berkala setiap bulan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Perhitungannya mengacu pada rata-rata harga publikasi internasional dalam satu periode dengan referensi utama Mean of Platts Singapore (MOPS) Kerosene/Jet sebagai benchmark kawasan.

Sepanjang Mei 2026, harga energi global menunjukkan tren penurunan yang kemudian terefleksikan pada harga Avtur periode Juni 2026.

“Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas penerbangan domestik, mendukung pengembangan pariwisata nasional, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan harga yang lebih kompetitif, diharapkan industri penerbangan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” lanjutnya.

 

Pertamina Patra Niaga juga kata Roberth terus memastikan pasokan avtur tetap aman dan andal di seluruh jaringan aviation fuel terminal untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan domestik maupun internasional.

Untuk segmen penerbangan internasional, harga avtur mengikuti perkembangan pasar dan tingkat kompetisi di kawasan regional guna menjaga daya saing nasional, dengan tetap mengedepankan pemenuhan kebutuhan penerbangan domestik sebagai prioritas dalam pengelolaan pasokan energi penerbangan.

“Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan avtur tetap dalam kondisi aman dan andal di seluruh jaringan aviation fuel terminal guna mendukung kelancaran operasional penerbangan domestik maupun internasional,” pungkasnya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement