Pada tahun 2025, PMN telah diikuti 100 ribu peserta magang yang tersebar di berbagai perusahaan di Tanah Air. “Tahun ini naik menjadi 150.000 peserta yang akan bekerja di sekitar 8.800 perusahaan BUMN dan swasta,” tulisnya.
Seskab Teddy menyampaikan bahwa hasil penyelenggaraan program pada tahun pertama menunjukkan capaian yang baik. Dari 100 ribu peserta, sekitar 30 persen atau 30 ribu peserta berhasil direkrut menjadi pegawai tetap setelah menyelesaikan masa magang. Sementara itu, 30 persen lainnya sedang menunggu panggilan kerja dalam dua hingga tiga bulan.
“Artinya, program ini juga menjadi jembatan nyata bagi lulusan perguruan tinggi untuk dapat langsung bekerja dan memperoleh penghasilan,” tandasnya.
Dengan perluasan jumlah peserta dan perusahaan mitra pada tahun ini, Program Magang Nasional diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja muda, memperkuat keterampilan sumber daya manusia, serta menyiapkan generasi Indonesia yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia industri.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.