“People and Culture merupakan fondasi utama pencapaian visi BNI. Oleh karena itu, transformasi bisnis harus didukung transformasi budaya yang kuat,” kata Munadi.
BNI memandang keberhasilan transformasi bisnis tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan produk, tetapi juga oleh budaya kerja serta kualitas pengalaman nasabah. Karena itu, perseroan terus menginternalisasikan Marga Budaya BNI yang terdiri atas tiga pilar utama, yakni SEVA atau The Way We Serve, KARYA atau The Way We Perform, dan RAKSA atau The Way We Protect.
Ketiga pilar tersebut diwujudkan melalui semangat 'Melayani Sepenuh Hati, Berani Berkarya, Bijak Menjaga'. Melalui nilai tersebut, BNI mendorong insan perusahaan untuk memberikan layanan yang lebih empatik, profesional, inovatif, dan tetap mengedepankan integritas serta prinsip kehati-hatian.
Dengan penguatan budaya perusahaan, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, implementasi change management yang berkelanjutan, serta partisipasi aktif dalam CX100 Danantara, BNI menegaskan komitmennya membangun organisasi yang semakin customer-centric, inovatif, dan tangguh dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
(Anindita Trinoviana)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.