Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Ungkap Alasan Bentuk 81 Ribu Kopdes, Putus Cengkeraman Lintah Darat

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 12 Juli 2026 |15:57 WIB
Prabowo Ungkap Alasan Bentuk 81 Ribu Kopdes, Putus Cengkeraman Lintah Darat
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026. (Foto: Okezone.com/Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan di balik pembentukan 81 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Menurutnya, koperasi tersebut dibentuk untuk memutus ketergantungan masyarakat desa terhadap pinjaman berbunga tinggi dari rentenir yang selama ini membebani petani.

Prabowo mengatakan, peningkatan hasil pertanian belum sepenuhnya membuat petani sejahtera. Menurutnya, masih banyak petani yang terjerat utang karena harus meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menunggu masa panen.

"Pertanian itu panennya 100 hari. Selama 100 hari, saya dapat laporan ada anak yang sakit, ada anak yang sekolah, mungkin ada kerusakan, mereka butuh uang dan pinjam. Bunganya luar biasa gila. Mereka pinjam dari lintah darat, dari mereka yang memberi bunga kadang 1% sehari. Ini membuat seumur hidup mereka tidak bisa bangkit," ujar Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, Minggu (12/7/2026).

Atas kondisi tersebut, Prabowo mengatakan pemerintah pada awal kepemimpinannya mengambil kebijakan penghapusan utang bagi jutaan petani yang tidak mampu membayar.

"Kenapa? Pengusaha besar pun banyak yang tidak bayar utang. Utang triliunan, tidak mau bayar. Habis itu pakai ini, pakai itu, ada istilah-istilah seperti restrukturisasi. Rakyat kecil tidak bisa," ujarnya.

Prabowo menilai masyarakat harus mendapatkan akses pembiayaan dengan bunga yang lebih terjangkau. Menurutnya, keberadaan koperasi simpan pinjam di setiap desa menjadi salah satu solusi untuk menyediakan akses pembiayaan tersebut.

"Karena itu angka 81 ribu muncul, karena jumlah desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sekitar 81 ribu," katanya.

Menurut Prabowo, Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga dapat menjadi saluran distribusi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk barang subsidi.

"Masalahnya adalah untuk memotong cengkeraman para lintah darat itu, supaya membebaskan jutaan rakyat dari ketergantungan itu. Kemudian pupuk subsidi bisa di koperasi, gas tabung gas di koperasi, hampir semua barang subsidi bisa disalurkan dari koperasi supaya tidak diselewengkan. Karena banyak barang itu tidak sampai, tetapi diatur sedemikian rupa, bahkan ada yang diselundupkan ke luar negeri," ujar Prabowo.

Menurutnya, hal tersebut menjadi latar belakang pemerintah mendorong penguatan koperasi melalui program Kopdes Merah Putih.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement