"Tentunya kita tidak boleh cepat puas. Tapi kita sudah melihat langkah-langkah kita sekarang, bahwa tadinya kita ditakut-takuti, ada rating agency, global rating agency nanti akan kasih rapor jelek Indonesia. Kita akan diturunkan supaya nanti enggak ada yang mau invest di Indonesia. Bukan kita takut, tapi ternyata S&P, mereka sendiri sudah umumkan, bahwa mereka menilai bahwa pembentukan PT DSI adalah tepat," urai Presiden.
"Mereka yang mengatakan bahwa itu langkah tepat bagi bangsa Indonesia. Dan itu bisa meningkatkan pendapatan nasional. Mereka tetap tidak menurunkan outlook kita. Kita tetap Outlook Stable. Kita tetap punya rating Investment Grade. Emerging market juga, bukan kita selalu harus puas dengan rating bangsa lain," tutur Prabowo.
Prabowo menambahkan soal kemandirian suatu bangsa di era globalisasi sangat bergantung pada ketangguhan fondasi domestik dan kepercayaan terhadap kekuatan fundamental sendiri.
"Kita hidup di dunia global, tapi kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri. Kita percaya kepada fundamental kita sendiri. Ya. Apa pun terjadi, kita sekarang pangan aman, energi cukup kuat, air kita berlimpah-limpah tinggal management-nya, ada daerah yang kurang. Jadi fundamental kita kuat, lahan kit cukup," kata dia.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.