Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PNM Berikan Keterampilan Bernilai Ekonomi untuk Penyandang Disabilitas

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Rabu, 29 Juli 2026 |21:43 WIB
PNM Berikan Keterampilan Bernilai Ekonomi untuk Penyandang Disabilitas
PNM Peduli menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi. (Foto: dok PNM)
A
A
A

JAKARTA - Di tengah upaya pemerintah mendorong terciptanya ekonomi yang lebih inklusif, penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan besar untuk memperoleh kesempatan kerja yang setara. Tidak sedikit yang memiliki kemampuan dan semangat berkarya, namun terbentur minimnya akses terhadap pelatihan maupun peluang usaha yang dapat menjadi sumber penghidupan.

Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak mengambil peran untuk memperluas ruang pemberdayaan. Salah satunya dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli yang menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi.

Program ini tidak sekadar mengajarkan teknik membuat motif pada kain menggunakan dedaunan dan bunga. Lebih dari itu, pelatihan dirancang untuk membuka peluang ekonomi baru melalui produk kreatif yang memiliki nilai jual sekaligus mendukung tren fesyen berkelanjutan yang semakin berkembang di Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, serta sejumlah perangkat daerah lainnya. Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas membutuhkan dukungan bersama agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mandiri secara ekonomi.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan bahwa pemberdayaan akan memiliki dampak yang lebih besar ketika masyarakat dibekali keterampilan yang dapat langsung diterapkan menjadi peluang usaha.

"Kami ingin pelatihan ini menjadi titik awal lahirnya karya-karya yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Ketika peserta memiliki keterampilan dan kepercayaan diri, mereka akan lebih siap membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurut Kindaris, pelatihan ecoprint juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri para peserta. Sebab, tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas sering kali bukan hanya keterbatasan akses terhadap pekerjaan, tetapi juga minimnya ruang untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement