Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Pasar Rusak Akibat Gempa, Mendag Pantau Pasokan Bahan Pokok di NTT

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 17 Agustus 2026 |15:59 WIB
4 Pasar Rusak Akibat Gempa, Mendag Pantau Pasokan Bahan Pokok di NTT
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan pasokan bahan pokok di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap aman. (Foto; okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan pasokan bahan pokok di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap aman meski sejumlah pasar tradisional di wilayah tersebut rusak akibat gempa.

Berdasarkan hasil identifikasi Kementerian Perdagangan, terdapat empat pasar yang mengalami kerusakan akibat gempa. Salah satunya adalah Pasar Inpres Ruteng di Kabupaten Manggarai yang mengalami kerusakan cukup parah pada sejumlah tiang bangunan.

Menurut Budi, meski aktivitas perdagangan di sejumlah pasar belum kembali normal karena pemerintah dan masyarakat masih berfokus pada penanganan darurat pascabencana, Kemendag terus memantau distribusi kebutuhan pokok agar tidak terganggu.

"Kami terus akan memonitor mengenai kebutuhan bahan pokok ya, jangan sampai distribusinya terganggu," ungkap Budi saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Kemendag, kata Budi, juga telah berkoordinasi dengan para distributor, termasuk pelaku usaha dari wilayah sekitar NTT, seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memastikan pasokan tetap tersedia.

"Kami juga sudah koordinasi dengan para distributor, terutama distributor yang ada di wilayah lain, di provinsi terdekat, berarti di NTB misalnya ya. Kita sudah koordinasi dengan pelaku usaha agar tetap menjaga pasokan-pasokan, terutama pascabencana ini di NTT," imbuhnya.

Untuk memperkuat pengawasan dan koordinasi, Kemendag membentuk tim yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN). Tim tersebut bertugas berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha terkait ketersediaan serta distribusi bahan pokok.

Budi menambahkan, pasokan bahan pokok di NTT sejauh ini masih dalam kondisi aman. Hal tersebut salah satunya disampaikan oleh pelaku usaha ritel yang menyebut stok di jaringan minimarket masih tersedia.

"Tadi memang kami termasuk misalnya dengan ritel ya, ritel minimarket mereka menyampaikan pasokan aman ya. Yang di pasar-pasar ini kan biasanya pedagang-pedagang kan belum pulih semua ya, kalau ritel kan sebagian sudah," ucapnya.

Kemendag, lanjut Budi, akan memastikan pelaku usaha yang mendistribusikan bahan pokok ke Manggarai dan wilayah NTT lainnya tetap siap memasok kebutuhan masyarakat.

"Kami ingin memastikan kepada pelaku usaha yang mendistribusikan bahan-bahan pokok ke wilayah di Manggarai atau di NTT agar ketersediaan bahan pokoknya terjamin dan mereka siap semua ya, pada prinsipnya siap bekerja sama dengan pemerintah pusat dan juga dengan pemerintah daerah," papar Budi.

Terkait potensi kenaikan harga pangan akibat gangguan distribusi, Budi mengatakan pemerintah terus memantau kondisi di NTT. Kemendag juga menyiapkan koordinasi pasokan dari daerah lain, termasuk NTB dan Jawa.

"Kita terus koordinasi dengan di sebelahnya seperti NTB ataupun juga dari Jawa, karena dari Jawa ini kan banyak pasokan telur ya. Jawa Timur banyak pasokan telur. Kita itu ya ketika daerah-daerah lain itu harganya naik, kita membuat namanya business matching antarwilayah," papar Budi.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement