JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat penanganan dan pemulihan infrastruktur yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri PU Dody Hanggodo memantau langsung kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penanganan infrastruktur berjalan cepat dan terkoordinasi.
Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT juga mengerahkan personel dan peralatan untuk membantu membuka kembali akses yang terdampak longsor maupun kerusakan badan jalan.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menegaskan bahwa kehadiran infrastruktur harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk pada masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
“Kami berupaya untuk membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Apri.
Kehadiran Menteri PU dan jajaran di NTT menjadi bagian penting dari makna kemerdekaan tahun ini. Di tengah rangkaian kegiatan kebangsaan di Jakarta, pelayanan publik dan perhatian kepada masyarakat terdampak bencana tetap menjadi prioritas.
"Kepedulian, gotong royong, dan kehadiran negara menjadi wujud konkret semangat persatuan," ujarnya.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kepedulian antarsesama. Rangkaian peringatan tersebut menjadi semangat Kementerian Pekerjaan Umum untuk mewujudkan kerja nyata bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Momentum kemerdekaan menjadi pengingat bahwa pembangunan harus selalu berorientasi pada kepentingan rakyat. Kementerian PU menegaskan komitmen tersebut.
“Kami akan terus berupaya mengalokasikan anggaran secara optimal agar pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat tetap dapat berjalan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” ujar Apri.
Sebagai informasi, pemerintah memperkuat koordinasi melalui jaringan posko terpadu agar bantuan dari berbagai daerah dapat bergerak lebih cepat dan tepat sasaran.
Posko nasional disiagakan untuk mengonsolidasikan pengiriman logistik dari Jakarta dan sejumlah daerah lain melalui Bandara Halim Perdanakusuma sebelum diteruskan ke lokasi bencana.
Sementara itu, posko operasional juga didirikan di Labuan Bajo dan Maumere untuk memperkuat koordinasi langsung dengan pemerintah daerah.
Dalam masa tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan keselamatan warga sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Di saat yang sama, perbaikan infrastruktur vital terus dipercepat agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.