Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Bidik Potensi Ekonomi Digital Rp10,64 Kuadriliun Lewat DEFA

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2026 |19:18 WIB
Indonesia Bidik Potensi Ekonomi Digital Rp10,64 Kuadriliun Lewat DEFA
Menko Airlangga (Foto: Okezone)
A
A
A

"Jadi biayanya untuk pedagang adalah nol. Sehingga dengan demikian kalau ini bisa menggunakan QRIS untuk payment dan juga bisa digunakan tadi juga untuk ekspor, maka tentunya bagi para pedagang bisa difasilitasi dengan digital payment ini," jelas Menko Airlangga.

Dengan sistem pembayaran digital lintas negara tersebut, Menko Airlangga menilai UMKM akan lebih mudah melakukan transaksi dengan konsumen dari negara ASEAN sekaligus memanfaatkan platform digital untuk mendukung ekspor. Ia pun mendorong semakin banyak UMKM masuk ke ekosistem digital, terutama pelaku usaha yang menghasilkan produk-produk artisan.

"Maka ini kesempatan buat Pak Menteri UMKM supaya semakin banyak UMKM ini menjadi go digital, apalagi produk-produk yang berupa artisan. Ini produk-produk artisan ini kan bisa menembus pasar global tanpa harus dihambat oleh berbagai non-tariff barrier termasuk berbagai standarisasi," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement