JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga memperluas sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) untuk mendukung kesiapan pengembangan dan komersialisasi Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia. Pada 2026, sertifikasi tersebut mencakup lima lokasi, termasuk Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda dan Integrated Terminal (IT) Surabaya.
Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso mengatakan perluasan sertifikasi ISCC dilakukan untuk memperluas akses layanan SAF sekaligus memastikan kesiapan rantai pasok dalam memenuhi kebutuhan penerbangan berkelanjutan.
“Dengan semakin luasnya cakupan sertifikasi dan kesiapan rantai pasok, kami optimistis dapat memberikan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan maskapai sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem SAF nasional,” ujar Alimuddin, Selasa (1/9/2026).
Sertifikasi ISCC tersebut terbit pada 8 Agustus 2026 dan berlaku selama satu tahun. Lima lokasi yang tercakup dalam sertifikasi tersebut yakni AFT Soekarno-Hatta, AFT Halim Perdanakusuma, AFT Ngurah Rai, AFT Juanda, dan IT Surabaya.
Perluasan sertifikasi ke AFT Juanda membuka peluang untuk memenuhi permintaan SAF secara sukarela (voluntary) dari maskapai di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Sementara itu, IT Surabaya menjadi Integrated Terminal pertama di Pertamina Patra Niaga yang memperoleh sertifikasi ISCC.