JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyatakan, penyediaan rumah layak huni merupakan salah satu bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki hunian yang layak, termasuk para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa.
“Indonesia sudah merdeka 81 tahun, tetapi sebagian rakyat kita belum bahagia karena belum memiliki rumah yang layak. Karena itu, kita ingin membantu mereka yang belum memiliki rumah layak huni, termasuk para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa ini,” ujar Hashim dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Sementara, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi inisiatif Rumah Cahaya yang dinilainya menjadi contoh nyata kolaborasi antara Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung penyediaan hunian layak. Menurutnya, Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan perumahan di Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif ini. Ini sangat baik karena memang pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Yang penting adalah membangun super tim dan membangun kolaborasi. Saya juga berterima kasih kepada Yayasan Rumah Cahaya dan Pak Nixon karena program ini tepat sasaran,” ujar Maruarar.
Maruarar menilai program Rumah Cahaya memiliki makna penting karena diberikan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjasa, baik di medan perjuangan maupun melalui kontribusi di bidang lainnya, termasuk olahraga.
“Menurut kami, para pahlawan bangsa yang sudah berjasa, baik di medan pertempuran sebagai keluarga veteran, istri veteran, istri pejuang, maupun di bidang olahraga, ini adalah langkah yang bagus dan nyata. Sekali lagi, terima kasih, karena ini adalah wujud nyata kolaborasi,” katanya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pun mendukung program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI) dengan menyerahkan 30 unit rumah layak huni beserta sertifikat hak milik (SHM) kepada para pahlawan Indonesia dan keluarga pahlawan.