Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bulan Dana Pensiun 2026 Resmi Dimulai, Dorong Masyarakat Siapkan Masa Pensiun sejak Dini

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Minggu, 06 September 2026 |14:04 WIB
Bulan Dana Pensiun 2026 Resmi Dimulai, Dorong Masyarakat Siapkan Masa Pensiun sejak Dini
Bulan Dana Pensiun 2026 resmi dimulai. (Foto: dok TASPEN)
A
A
A

JAKARTA - Bulan Dana Pensiun 2026 resmi dimulai sebagai gerakan kolaboratif untuk meningkatkan literasi, inklusi, dan kepesertaan dana pensiun di Indonesia. Mengusung tema "Muda Berkarya, Tua Bahagia", program ini mendorong masyarakat mempersiapkan masa pensiun sejak dini.

Direktur Operasional PT Taspen (Persero), Tribuna Phitera Djaja mengatakan, Kickoff Bulan Dana Pensiun 2026 menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya kegiatan tersebut hadir sebagai gerakan kolaboratif.

"Kegiatan ini mengajak masyarakat mempersiapkan masa pensiun sejak dini melalui beberapa kegiatan edukatif dan inspiratif," ucap Tribuna dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Selatan pada Minggu (6/9/2026).

Sejalan dengan hal tersebut, lanjutnya, Taspen sebagai perusahaan asuransi sosial bagi ASN berkomitmen untuk terus meningkatkan awareness dan mendorong kesiapan pensiun sejak dini khusus bagi ASN menuju masa pensiun yang sejahtera.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengatakan Bulan Dana Pensiun 2026 merupakan inisiatif OJK untuk meningkatkan sosialisasi dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya dana pensiun.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan masih banyak masyarakat yang belum memiliki ataupun mempersiapkan dana pensiun. Kondisi tersebut tercermin dari tingkat literasi dana pensiun yang masih rendah.

"Kalau kita melakukan lihat dari survei literasi dan inklusi keuangan, memang literasi untuk dana pensiun tuh jauh di bawah literasi keuangan secara nasional yaitu masih di 22 persen, dan kemudian inklusinya juga jauh di bawah," katanya.

Friderica menilai peningkatan literasi dana pensiun menjadi pekerjaan bersama OJK, pemerintah, regulator, asosiasi dana pensiun, hingga perusahaan yang bergerak di bidang dana pensiun.

"ini adalah PR kita semua antara OJK, regulator, pemerintah, kemudian dengan asosiasi dana pensiun, kemudian perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang dana pensiun untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa dana pensiun itu harus disiapkan dari bahkan sejak pertama orang mulai bekerja," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyambut baik inisiatif OJK tersebut. Dia menilai peningkatan perlindungan bagi pekerja menjadi tantangan pemerintah, khususnya karena sebagian besar angkatan kerja Indonesia berada di sektor informal.

"Kita memiliki angkatan kerja 155 juta, sebagian mereka ada yang PNS atau ASN itu terkait dengan jaminan sosialnya mereka sudah punya. Tapi jangan lupa bahwa dari angkatan kerja kita ada sekitar 60 persen mereka yang bekerja di sektor informal," ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan dalam meningkatkan perlindungan bagi seluruh angkatan kerja. Semangat "Muda Berkarya, Tua Bahagia" diharapkan dapat mendorong masyarakat tetap produktif sekaligus mempersiapkan perlindungan untuk masa tua.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini juga menekankan bahwa masa purnabakti bukan berarti berakhirnya pengabdian, khususnya bagi pensiunan ASN.

"Purnabakti itu bukan sebagai akhir dari pengabdian terutama untuk para pensiunan ASN tentunya. Ini adalah babak kehidupan baru," katanya.

Dia mengatakan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama puluhan tahun bekerja tetap dapat dimanfaatkan untuk keluarga maupun masyarakat. Karena itu, kesiapan menghadapi masa pensiun perlu dibangun sebelum memasuki masa purnabakti.

"Saya menyambut baik Bulan Dana Pensiun tahun 2026 ini karena ini adalah gerakan untuk membangun kesadaran kita bersama. Mari kita jadikan semangat 'Muda Berkarya' bukan hanya sebagai tema kegiatan, tetapi sebagai pengingat kita bahwa kita akan terus berkarya terus sambil kita mempersiapkan masa depan yang lebih baik," ujar Rini.

(Anindita Trinoviana)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement