Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Breaking News! Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma Ditutup hingga Pukul 18.00 WIB

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |09:13 WIB
Breaking News! Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma Ditutup hingga Pukul 18.00 WIB
Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma masih berstatus closed hingga estimasi pukul 18.00 WIB. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA — Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma masih berstatus closed hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.

Status tersebut menyusul pembaruan informasi aeronautika oleh AirNav Indonesia terkait dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan.

Pembaruan dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi ruang udara dan aspek keselamatan penerbangan.

Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM), periode penutupan sementara Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (WIII) dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma (WIHH) diperpanjang hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.

Adapun pembaruan status kedua bandara tersebut sebagai berikut:

1. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) berstatus CLOSED berdasarkan NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26. Penutupan berlaku mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.

2, Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) berstatus CLOSED berdasarkan NOTAM A3372/26 NOTAMR A3369/26. Penutupan berlaku mulai pukul 08.16 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.

Penyesuaian periode penutupan tersebut merupakan langkah mitigasi untuk mendukung keselamatan penerbangan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

AirNav Indonesia terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan kondisi aktual dan aspek keselamatan penerbangan.

AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement