Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tol Penghubung Bandara Soetta-PIK 2 Senilai Rp1,46 Triliun Rampung Oktober 2026

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 09 September 2026 |10:10 WIB
Tol Penghubung Bandara Soetta-PIK 2 Senilai Rp1,46 Triliun Rampung Oktober 2026
Tol Penghubung (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menargetkan pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 senilai Rp1,46 triliun rampung pada Oktober 2026. Hingga saat ini, progres konstruksi ruas tol yang menghubungkan akses Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo dengan wilayah Kosambi, Tangerang, tersebut telah mencapai 94,8 persen.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan jalan Tol Kataraja Seksi 1 diarahkan untuk memperkuat konektivitas Jakarta dan Banten, khususnya akses dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju kawasan PIK 2.

Selain memperlancar mobilitas, keberadaan ruas tol ini diharapkan mendukung distribusi logistik serta pengembangan kawasan industri dan pergudangan di wilayah utara Tangerang. Ruas tol tersebut bahkan telah difungsionalkan sejak 9 Oktober 2025 untuk arah PIK 2 menuju Jakarta dan arah Bandara Soekarno-Hatta menuju PIK 2.

Jalan Tol Kataraja Seksi 1 juga telah memperoleh kategori Bintang 5 berdasarkan hasil Uji Laik Fungsi yang dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri.

Adapun pada Jembatan JC Sedyatmo, yang memiliki bentang lebih dari 100 meter dan radius terkecil sekitar 88 meter, PTPP menerapkan Sistem Monitoring Kesehatan Struktur dengan lebih dari 100 sensor. Sistem tersebut digunakan untuk memantau kondisi struktur sejak tahap konstruksi hingga masa operasional.

Joko mengatakan, salah satu pekerjaan yang menjadi tantangan dalam proyek ini adalah Junction Sedyatmo yang berada di atas Jalan Tol Sedyatmo. Lokasi tersebut merupakan salah satu akses utama menuju Bandara Soekarno-Hatta.

 

Terbaru, Jembatan Ramp 1 JC Sedyatmo telah menjalani uji pembebanan pada 27-29 Agustus 2026 bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus (BKJTK). Pengujian dilakukan secara dinamis dan statis dengan berbagai skema pembebanan sesuai Pedoman Penyelenggaraan Keamanan Jembatan Khusus Nomor 13/P/BM/2025.

"Selesainya uji pembebanan Jembatan Ramp 1 JC Sedyatmo menunjukkan komitmen PTPP dalam menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan, dan keandalan konstruksi," ujar Joko dalam keterangan resminya, Selasa (8/9/2026).

Dia menambahkan, PTPP optimistis keberadaan proyek tersebut dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas logistik serta pengembangan kawasan di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Dengan progres konstruksi yang telah mencapai 94,8 persen, PTPP kini memasuki tahap akhir penyelesaian Jalan Tol Kataraja Seksi 1 sebelum masa pelaksanaan proyek berakhir pada 14 Oktober 2026.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement