Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurangi Penggunaan BBM, Jaringan LNG untuk Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara Dikembangkan

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |14:12 WIB
Kurangi Penggunaan BBM, Jaringan LNG untuk Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara Dikembangkan
Kurangi Penggunaan BBM, Jaringan LNG untuk Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara Dikembangkan (Foto: PLN EPI)
A
A
A

Erma menjelaskan, keberadaan infrastruktur midstream menjadi elemen penting dalam menghubungkan sumber LNG dengan pembangkit yang secara geografis tidak dapat dijangkau jaringan pipa gas.

“Kalau gas menggunakan gas pipa, itu harus dekat antara sumber pasokan gas dengan sumber pembangkit. Karena itu, untuk wilayah seperti Lombok kita perlu membangun infrastrukturnya agar gas bisa sampai ke pembangkit,” jelasnya.

Secara keseluruhan, pengembangan Cluster Nusa Tenggara direncanakan mencakup sembilan onshore gasification unit dan dua kapal LNG. Melalui skema tersebut, LNG dapat dikirim dari sumber pasokan menggunakan kapal kemudian disimpan dan diregasifikasi di masing-masing lokasi sebelum disalurkan ke pembangkit. Infrastruktur ini sekaligus membentuk rantai pasok LNG yang terintegrasi dari sumber, transportasi, penyimpanan hingga pemanfaatan di pembangkit.

“Kalau midstream gasnya sudah tersedia, selain bisa menghemat BBM, tentu juga bisa menjaga keandalan dari sistem kelistrikan di Lombok,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan Pemerintah Kota Mataram menyambut pengembangan infrastruktur energi tersebut dan menilai koordinasi dengan PLN menjadi penting untuk memastikan pembangunan berjalan sejalan dengan kebutuhan daerah.

“Alhamdulillah, sudah cukup lama kerja sama kita berjalan. Kita juga selalu berkoordinasi dengan teman-teman PLN. Kerja sama yang ada selama ini berjalan dengan bagus,” kata Alwan.

Menurut Alwan, Pemerintah Kota Mataram juga terbuka terhadap pengembangan kolaborasi dengan PLN EPI, terutama program yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengembangan infrastruktur energi perlu memberikan dampak yang selaras dengan kepentingan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan.

“Yang paling penting, setiap pengembangan program di Mataram harus memberikan manfaat semaksimal mungkin bagi masyarakat. Karena itu, kita perlu mengelaborasikan program selanjutnya bersama PLN, termasuk memastikan keberlanjutan usaha dan kepentingan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan,” katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement