Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batu Bara Bakal Disulap Jadi BBM dan Gas, Begini Penjelasan Bahlil

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 21 September 2026 |17:38 WIB
Batu Bara Bakal Disulap Jadi BBM dan Gas, Begini Penjelasan Bahlil
Pemerintah sedang menyusun rencana mengubah batu bara berkalori rendah menjadi gas maupun bahan bakar minyak (BBM). (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah sedang menyusun rencana mengubah batu bara berkalori rendah menjadi gas maupun bahan bakar minyak (BBM). Hal tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi di tengah kondisi geopolitik global yang dinilai semakin tidak menentu.

Rencana tersebut mempertimbangkan potensi cadangan batu bara Indonesia yang cukup besar.

"Yang disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo terkait dengan membuat gas ataupun minyak lewat batu bara, itu berangkat dari pemikiran bahwa dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu, maka arahan Bapak Presiden Prabowo kepada kami adalah mengoptimalkan seluruh potensi energi yang ada di Indonesia," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat ditemui usai acara Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Menurut Bahlil, salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan batu bara sebagai sumber energi alternatif. Dia mengatakan perkembangan teknologi saat ini memungkinkan batu bara berkalori rendah diolah menjadi gas maupun minyak.

"Sekarang teknologinya itu sudah canggih di mana batu bara yang low kalori itu bisa menghasilkan gas maupun minyak," ujarnya.

Bahlil mencontohkan pemanfaatan teknologi tersebut telah dilakukan di sejumlah negara, termasuk China. Menurut dia, batu bara berkalori rendah telah dimanfaatkan untuk menghasilkan gas di negara tersebut. Ia juga mengungkapkan telah ada sejumlah perusahaan yang menawarkan kerja sama kepada pemerintah untuk mengembangkan teknologi pengolahan batu bara tersebut.

"Beberapa perusahaan-perusahaan yang sudah melakukan penawaran kepada kami untuk melakukan kerja sama," tambahnya.

Bahlil menilai peluang pengembangan teknologi tersebut cukup besar karena Indonesia memiliki potensi batu bara berkalori rendah yang besar. Pemerintah, kata dia, akan menindaklanjuti arahan Presiden tersebut untuk melihat bagaimana sumber daya domestik dapat dioptimalkan menjadi sumber energi.

"Potensi batu bara kita untuk low kalori itu sangat besar sekali. Ini mungkin yang dimaksudkan oleh Bapak Presiden," katanya.

Bahlil mengatakan optimalisasi sumber energi dalam negeri diharapkan dapat mengurangi kebutuhan impor sehingga devisa yang selama ini digunakan untuk membayar impor energi dapat tetap berada di dalam negeri.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement