Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan pemulihan tidak cukup hanya dengan membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga perlu membuka kembali jalan bagi masyarakat untuk membangun sumber penghidupannya.
Selain pendampingan dari PNM, perlindungan dari BRINS turut menjadi bagian dari proses pemulihan nasabah melalui pembayaran klaim asuransi. Dukungan tersebut membantu nasabah memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menata kembali aktivitas usaha setelah kebakaran.
“PNM berharap bantuan ini menjadi langkah awal agar ibu-ibu di Desa Adat Sade dapat kembali menjalankan usahanya. Ketika alat kerja kembali tersedia, harapan untuk menghidupkan kembali ekonomi keluarga juga ikut tumbuh. Dan dalam kesempatan ini kami menggandeng BRI Insurance untuk menyalakan harapan itu,” ujar Kindaris.
Sade sendiri bukan sekadar destinasi wisata. Desa adat yang dikenal dengan rumah tradisional dan kerajinan tenunnya itu merupakan ruang hidup bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun menjaga tradisi sekaligus menggantungkan ekonomi dari aktivitas pariwisata dan kerajinan.
Karena itu, menghidupkan kembali Sade berarti juga membantu memastikan tradisi tetap memiliki ruang untuk tumbuh. Ketika seorang ibu kembali menenun, yang dipulihkan bukan hanya pendapatan keluarga, tetapi juga keterampilan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.