Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karhutla Ganggu Operasional 16 Bandara di Papua

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |21:02 WIB
Karhutla Ganggu Operasional 16 Bandara di Papua
Karhutla Ganggu Operasional 16 Bandara (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu operasional 16 bandar udara di wilayah Papua akibat kabut asap yang berpotensi menurunkan jarak pandang. Secara nasional, sebanyak 1.067 penerbangan berjadwal domestik tercatat dibatalkan atau ditunda akibat karhutla sejak 11 Agustus 2026.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan terus memantau dampak karhutla terhadap operasional penerbangan, termasuk di wilayah Papua. Berdasarkan laporan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X per 15 Oktober 2026, gangguan akibat kabut asap terjadi di 16 bandara yang tersebar di empat provinsi.

Di Provinsi Papua, bandara yang terdampak adalah Sentani. Sementara itu, di Papua Tengah, gangguan terjadi di Bandara Mozes Kilangin di Timika, Ilaga, dan Ilu.

Adapun di Papua Pegunungan, bandara terdampak meliputi Wamena, Oksibil, dan Dekai. Di Papua Selatan, terdapat sembilan bandara yang mengalami dampak, yakni Mopah di Merauke, Tanah Merah, Kepi, Ewer, Bade, Senggo, Manggelum, Yaniruma, dan Mindiptanah.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa mengatakan, kondisi asap dapat mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara sehingga berpotensi mengganggu jadwal penerbangan.

Gangguan tersebut dapat berupa keterlambatan, penundaan, pembatalan, hingga pengalihan penerbangan ke bandar udara lain. Keputusan operasional tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Berdasarkan data Ditjen Perhubungan Udara per 13 Oktober 2026, total terdapat 2.021 penerbangan berjadwal domestik yang terdampak karhutla sejak 11 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 919 penerbangan mengalami keterlambatan dan 1.067 penerbangan dibatalkan atau ditunda.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement