Langkah tersebut meliputi penerapan Low Visibility Procedures (LVP) bersama AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penerbitan Notice to Airmen (NOTAM), serta peningkatan kesiagaan operasional di sisi udara.
Pengelola bandara juga diminta mengoptimalkan pelayanan penumpang di terminal, termasuk memastikan informasi penerbangan tersampaikan dengan baik dan menyediakan masker bagi penumpang.
Selain penerbangan domestik, karhutla juga berdampak pada penerbangan internasional. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mencatat 14 penerbangan internasional dibatalkan akibat kabut asap. Pembatalan tersebut terdiri atas 12 penerbangan rute Singapura–Pontianak pulang pergi pada 12–23 September 2026 dan dua penerbangan rute Singapura–Palembang pulang pergi pada 15 Oktober 2026.
Pada penerbangan perintis, sebanyak 22 penerbangan, termasuk dua penerbangan kargo, dibatalkan akibat kabut asap pada 16 Oktober 2026. Pembatalan tersebut terjadi di wilayah koordinasi Singkep sebanyak enam penerbangan, Kuala Pembuang empat penerbangan, Tanah Merah enam penerbangan, dan Gorontalo enam penerbangan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.