Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Babak Belur, Ditutup di Bawah Level 5.000

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |16:55 WIB
IHSG Babak Belur, Ditutup di Bawah Level 5.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (19/10/2026). (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra Setiawan)
A
A
A

Pergerakan IHSG pada pekan ini berpeluang mengalami koreksi lanjutan atau justru mencatatkan penguatan teknikal (technical rebound). Indeks masih dibayangi tekanan setelah anjlok tajam pada akhir pekan lalu akibat respons pasar terhadap isu reklasifikasi status pasar modal Indonesia oleh MSCI.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Ardy Irianto Subekti, mengatakan bahwa terbentuknya celah penurunan harga (gap down) serta pelemahan tajam hingga menembus level penopang (support) penting membuat IHSG masih berada dalam tren melemah (bearish).

“Penurunan yang dalam membuka peluang technical rebound, namun arah selanjutnya bergantung pada arus dana asing dan respons otoritas terhadap isu MSCI serta stabilitas harga minyak,” kata Ardy dalam analisisnya, Senin (19/10/2026).

IPOT memetakan pergerakan IHSG ke dalam tiga skenario utama. Pada skenario moderat, IHSG diproyeksikan bergerak mendatar untuk mencari titik terendah (bottoming) pada rentang 5.180–5.450.

Proyeksi tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa pasar masih membutuhkan waktu untuk mencerna sentimen terkait MSCI. Meski demikian, aksi beli bersih (net buy) investor asing pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang mencapai Rp473,3 miliar dalam sepekan menjadi sinyal awal adanya aktivitas pembelian saham saat harga melemah (bottom fishing).

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement