Kinerja penyaluran kredit tersebut diimbangi oleh perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp1.687 triliun, melesat 17,6 persen YoY dan melampaui laju pertumbuhan DPK industri nasional yang sebesar 13,7 persen.
Kualitas aset perseroan juga terjaga di level yang aman, tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross sebesar 1,00 persen dengan NPL coverage ratio berada di posisi 240,6 persen.
Adapun laba bersih bank only Bank Mandiri hingga Agustus 2026 tercatat sebesar Rp37,5 triliun, atau melonjak 22,3 persen YoY.
Dengan demikian, ke depan Bank Mandiri akan terus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil dan penguatan kapasitas bisnis melalui pengelolaan modal yang prudent.
Dengan pendekatan tersebut, pertumbuhan kinerja diharapkan terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.