sebanyak 651 saham atau sekitar 67 persen mengalami kenaikan harga, sedangkan 155 saham atau sekitar 16 persen mengalami penurunan. Sebanyak 157 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Saham yang naik lebih dari 2 persen mencapai 580 emiten, jauh melampaui saham yang terkoreksi lebih dari 2 persen sebanyak 115 emiten. Hal ini mengindikasikan bahwa penguatan harga berlangsung cukup luas dari sisi jumlah saham.
Seluruh indeks sektoral pada perdagangan pekan ini mencatatkan penguatan selama periode pengamatan. Sektor transportasi dan logistik menjadi yang paling unggul, dengan kenaikan 9,02 persen.
Sektor energi menyusul dengan penguatan 6,37 persen, sedangkan sektor infrastruktur naik 5,68 persen. Sektor properti dan real estat menguat 5,39 persen, diikuti sektor keuangan sebesar 4,96 persen.
Sektor industri naik 4,39 persen, bahan baku menguat 4,09 persen, barang konsumen nonprimer naik 3,44 persen, barang konsumen primer menguat 3,50 persen, dan kesehatan naik 3,03 persen. Sementara itu, sektor teknologi mencatatkan kenaikan paling kecil, yakni 0,03 persen.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.