“Kami sangat berterima kasih karena Pertamina Patra Niaga tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga perhatian dan pembinaan kepada kami. Harapan kami, dukungan ini dapat terus berlanjut sehingga bank sampah dapat semakin berkembang dan meningkatkan kesejahteraan anggota serta warga di lingkungan kami,” ujar Sri.
Selain mengumpulkan minyak jelantah, Bank Sampah Beo Asri mengolah sampah plastik dan memanfaatkan sisa palet untuk membuat berbagai produk, seperti kursi, meja, dan rak.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa pengelolaan minyak jelantah membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, pendampingan berkelanjutan, serta akses penyaluran hasil pengumpulan yang memadai.
“Pengelolaan minyak jelantah membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, pendampingan yang berkelanjutan, serta terbukanya akses penyaluran hasil pengumpulan. Melalui kolaborasi tersebut, limbah rumah tangga dapat dikelola secara lebih bertanggung jawab dan memiliki nilai guna yang lebih besar,” pungkas Kitty.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.