JAKARTA – Danantara Indonesia menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta 32 perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi riset dan industri. Kerja sama diarahkan untuk mempercepat pemanfaatan hasil penelitian agar dapat dikembangkan menjadi produk dan solusi yang dibutuhkan dunia usaha.
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu rangkaian kerja sama yang dihasilkan dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Fairmont Jakarta. Kolaborasi itu melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, perusahaan, dan ekosistem badan usaha milik negara (BUMN).
Melalui kerja sama tersebut, Danantara ingin mendekatkan kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, hasil riset tidak berhenti pada publikasi akademik, tetapi memiliki peluang untuk dikembangkan dan dikomersialkan.

Selain menggandeng BRIN dan 32 perguruan tinggi, Danantara Indonesia juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Perindustrian.