Mengelola Pendapatan Bulanan

Jum'at, 17 April 2009 10:49 wib
Foto: OCBC NISP Dok.
Foto: OCBC NISP Dok.
Tanya:

Saya pegawai yang baru masuk kerja dengan pendapatan Rp6.000.000 per bulan. Saya ingin menanyakan bagaimana pembagian persentase untuk pengeluaran, seperti pembelian rumah dan isinya, tabungan keluarga, tabungan emergensi, pengeluaran rutin, dan investasi?

Arif -Jakarta
 
Jawaban:


Pak Arif yang baik,

Kesadaran untuk melakukan pengelolaan keuangan adalah hal yang sangat positif, terlebih jika dimulai awal sebagaimana Pak Arif lakukan.

Sebagai langkah pertama, kami menyarankan Bapak untuk menyiapkan dana darurat atau dana emergensi dahulu. Dana darurat adalah dana yang diperlukan untuk memenuhi biaya-biaya kehidupan perbulannya hingga kurang lebih 6-12 bulan. Dana ini diperlukan jika terjadi hal yang benar-benar darurat misalnya, sakit berkepanjangan atau bahkan PHK.

Setelah dana darurat terkumpul, selanjutnya kami menyarankan agar Bapak dapat merencanakan untuk membuat rencana keuangan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Misalnya untuk jangka pendek, yang perlu Bapak sisihkan dari besaran gaji adalah untuk kebutuhan rutin dan tabungan. Sedangkan untuk rencana keuangan jangka pendek hingga panjang, contohnya antara lain jika Bapak merencanakan untuk liburan ke luar negeri, melanjutkan sekolah S2/S3, persiapan menikah, hingga rencana membeli rumah atau kendaraan pribadi.

Semakin besar persentase menabung dari total gaji akan semakin baik dan cepat dalam pencapaian rencana tersebut. Di sisi lain, jika Bapak ingin berutang, maka sebaiknya tidak lebih dari 30 persen dari total gaji.

Jika Bapak ingin berinvestasi, mohon dapat disesuaikan dengan profil risiko Bapak. Jangan lupa, jika kita ingin berinvestasi dengan return yang tinggi, tentunya risiko ruginya juga akan tinggi. Jika masih pemula, maka kami sarankan untuk berinvestasi di reksa dana dulu atau di unit link yang ada unsur asuransi jiwanya.

Semakin baik pengetahuan kita mengenai investasi, maka akan semakin berani pula kita untuk berinvestasi di tingkat return yang lebih tinggi seperti saham. Untuk pemula biasanya persentase untuk investasi dengan return yang rendah (kas) sekitar 70-80 persen dan return yang menengah (efek berpendapatan tetap) sekitar 20-30 persen dari total dana yang dapat diinvestasikan. Jika hal tersebut masih dirasakan kurang dapat memberikan return yang tinggi, maka Bapak dapat memulai untuk berinvestasi di reksa dana saham sekitar 10-20 persen dari total dana yang dapat kita investasikan tersebut.

Tentunya itu semua sangat bergantung dengan profil risiko dan tujuan keuangan Bapak di masa yang akan datang.

Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi.

Akhiz Nasution
Bancassurance Head
Wealth Management Division Bank OCBC NISP
(//rhs)
  • ali- medan » 0 Tanggapan
    umur saya 51 tahun bekerja sebagai PNS dengan gaji Rp2.500.000 sebulan, masa pensiun saya tinggal 9 tahun lagi. saya belum mempunyai rumah dan masih nyewa. saya punya 3 anak yang sedang kuliah. bagaimanakah kira-kira saya dapat menyusun rencana keuangan untuk hari tua?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • muhamad yulianto » 0 Tanggapan
    Mengelola Pendapatan bukanlah hal yang sulit bagi sebagian orang, tidak demikain bagi yang lain. Pengelolaan pendapatan yang terpenting harus disesuaikan situasi dan kondisi saat ini dan harapan yang akan dicapai dimasa yang akan datang dengan memperhatikan estmasi peluang dan resiko yang akan dihadapi. Pada prinsipnya proporsi pembagian prosentase tak ada rumus yang baku, yang terpenting lakukan needs assement kebutuhan dengan mempertimbangkan skala prioritas dengan memperhatikan nilai waktu dan uang. pilih komposisi/ urutan yang paling menguntungkan.banyak pilihan untuk mengalokasikan pendapatan disamping untuk konsumsi seperti untuk tabungan sekaligus sebagai investasi jangka panjang termasuk untuk proteksi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • muhamad yulianto » 0 Tanggapan
    Mengelola Pendapatan bukanlah hal yang sulit bagi sebagian orang, tidak demikain bagi yang lain. Pengelolaan pendapatan yang terpenting harus disesuaikan situasi dan kondisi saat ini dan harapan yang akan dicapai dimasa yang akan datang dengan memperhatikan estmasi peluang dan resiko yang akan dihadapi. Pada prinsipnya proporsi pembagian prosentase tak ada rumus yang baku, yang terpenting lakukan needs assement kebutuhan dengan mempertimbangkan skala prioritas dengan memperhatikan nilai waktu dan uang. pilih komposisi/ urutan yang paling menguntungkan.banyak pilihan untuk mengalokasikan pendapatan disamping untuk konsumsi seperti untuk tabungan sekaligus sebagai investasi jangka panjang termasuk untuk proteksi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • echa » 0 Tanggapan
    pak gimana jaranya memprlajari managemen.saya baru masuk kul dan mengambil progam managemen.gmana cara yang tepat untuk menguasai managemen itu cendiri dan bagaimana cara mengatur keuangan dengan baik.terima kasih
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป