JAKARTA - Harga rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) pada 2009 tercatat sebesar USD61 per barel atau menurun 37 persen dibandingkan ICP rata-rata 2008 yang dipatok USD97,02 per barel.
Hal ini diungkapkan VP Corporate Communications Pertamina, Basuki Trikora Putra, saat konferensi pers di kantor Pusat Pertamina, Jalan Perwira, Jakarta, Senin (30/11/2009).
Adapun pada 2008 rata-rata MOPS sebesar USD113,53 per barel dan pada 2009 turun sebesar 42 persen menjadi USD66,53 per barel. Sementara itu Alpha pada 2009 ditetapkan Rp419 per liter pada APBN, kemudian pada APBN-P 2009 dikunci pada Rp536,89 per liter.
Laba kegiatan PSO 2008 mencapai Rp4,8 triliun, sedangkan 2009 diperkirakan Pertamina rugi Rp6 triliun. Oleh karena itu, penurunan ICP dan MOPS menyebabkan menurunkan laba bersih Pertamina sebesar Rp21,6 triliun dari kegiatan PSO akibat dari kenaikan ICP, MOPS, dan Alpha.
"Setiap perubahan harga ICP sebesar USD1 per barel, berdampak pada perubahan laba Pertamina sekira Rp300 miliar. Sehingga kerugian kegiatan PSO hampir Rp10,8 triliun. Pendapatan turun lebih disebabkan karena ICP dan Alpha yang sempat turun tajam," tukasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.