JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku tidak bisa memenuhi permintaan para pelaku industri untuk menurunkan suku bunga kredit perbankan.
Bahkan dirinya mengaku tidak berani mengintervensi Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas perbankan untuk menurunkan suku bunga karena dirinya takut terjerat lagi dengan Pansus hak angket Century.
"Yang berhubungan dengan suku bunga inflasi, jumlah uang beredar adalah kewenangan independensi BI. Jangan sampai saya mengintervensi kena pansus lagi Pak nanti," ujar Sri ketika menjawab pertanyaan dari anggota dewan dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2010).
Penurunan suku bunga ini diharapkan kalangan pengusaha untuk menekan biaya produksi (cost of production). Kepentingannya adalah untuk menghadapi perdagangan bebas ASEAN-China (FTA).
Namun, dalam instrumen ini yakni suku bunga dan inflasi, memang penurunannya tidak bisa dipaksakan meskipun tahun lalu inflasi rendah namun suku bunga tidak serta merta turun.
"Waktu inflasi 2009 sangat rendah 2,78 persen suku bunga juga tidak menurun secara cukup drastis," tandasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.