Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tambah Kapasitas Produksi, Indocement Bangun 2 Pabrik USD35 Jt

Widi Agustian , Jurnalis-Senin, 15 Maret 2010 |18:11 WIB
Tambah Kapasitas Produksi, Indocement Bangun 2 Pabrik USD35 Jt
Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Kapasitas produksi PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) akan bertambah 1,5 juta ton semen per tahun. Hal ini menyusul beroperasinya dua pabrik semen baru pada April atau Mei 2010 ini di pabrik Palimanan, Cirebon.

"Total biaya investasi sekitar USD35 juta," kata Corporate Secretary INTP Dani Handayani dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (15/3/2010).

Dengan demikian, total kapasitas terpasang INTP saat ini yang sebesar 17,1 juta ton semen per tahun akan bertambah menjadi 18,6 juta ton semen per tahun.

Selain itu, perseroan juga berencana akan membangun satu cement mill lagi di Citeureup Jawa Barat. Cement mill ini mempunyai kapasitas produksi 1,5 juta ton semen per tahun. Operasinya sendiri diprediksi akan beroperasi pada tahun 2012.

Dengan demikian, pada 2012 total produksi semen perseroan diprediksi mencapai 20,1 juta ton per tahun. meningkat jika dibandingkn dengan posisi sebelumnya yang tercatat 18,6 juta ton. Indocement juga tetap akan fokus pada dua lokasi pabriknya di Citereup dan Tarjun.

Selain itu, jika kondisi pasar domestik tetap tumbuh tinggi, perseroan merencanakan  ekspansi membangun pabrk semen dalam 3-4 tahun kedepan. "Saat ini Indocement telah melakukan beberapa survei geologi dan studi kelayakan dalam menentukan lokasi pabrik semen baru dengan total kapasitas dua hingga tiga juta ton semen per tahun," jelas dia.

Jika pembangunan pabrik tersebut tereaslisasi, maka produksi semen perseroan akan meningkat menjadi sebanyak 23,1 juta ton semen pada 2014.

Perseroan juga tengah mempertimbangkan untuk membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLU) berbahan bakar batu bara dengan kapasitas 2x50 megawatt (mw).

(Candra Setya Santoso)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement