Getting time...

Latinusa Ekspor Tin Plate ke Australia USD43 Juta

Widi Agustian - Okezone
Rabu, 9 Juni 2010 13:57 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
CILEGON - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) bakal mulai menjual produknya (tin plate) ke Australia hingga sebanyak 30 ribu-40 ribu ton pada tahun depan.

Dengan asumsi harga USD1.300-USD1.400 per ton, perseroan akan mendapatkan tambahan pemasukan sekira USD43 juta pada tahun depan. "Nilainya itu sekira USD43 juta," kata GM Produksi Kusna Indrawan saat betemu wartawan di kantornya, di Cilegon, Rabu (9/6/2010).

Dijelaskannya, kebutuhan Australia yang totalnya sebesar 150 juta-160 juta ton didapatkan dari impor. Salah penyuplai terbesarnya adalah Jepang, termasuk Nippon Steel Group yang saat ini merupakan pemegang saham mayoritas Latinusa.

Awalnya, pasokan bahan baku sebanyak 30-40 ribu ton tersebut memang dipenuhi oleh Nippon Steel. Tetapi, karena sekarang Nippon Steel sudah menjadi pemegang saham Latinusa, dan secara posisi lebih dekat Latinusa, maka Latinusa yang akan memnuhi pasokan tersebut.

Sebagaimana diketahui, perseroan yang dikenal juga dengan Latinusa ini memproduksi bahan baku kaleng (tin plate). Selain itu, akibat masuknya Nippon Steel Group ke Latinusa, salah satu perusahaan trader yang ada dalam Nippon Steel tersebut, Mitsui membuka jalan ekspor bagi perseroan ke India dan Bangladesh.

Untuk India, dia mengaku telah mengekspor sekira seribu ton sejak tahun lalu. Sementara untuk Bangladesh, jumlah yang dikirimnya tidak mencapai seribu ton.

Dia mengatakan jika pihaknya tengah menyiapkan rencana penambahan produksi menjadi 160 ribu ton pada dua tahun mendatang. Di mana sekarang ini produksi perseroan adalah sebesar 120 ribu ton. (ade)
TWITTER »
twit