Hari Besar Sulut Laju Inflasi Hingga Akhir Tahun

Safrezi Fitra - Okezone
Rabu, 1 September 2010 14:52 wib
ilustrasi. foto: corbis
ilustrasi. foto: corbis
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan akhir tahun ini inflasi bisa naik kembali. Diketahui, kenaikan inflasi Agustus ini yaitu sebesar 0,76 persen dan laju inflasi year on year (YoY) meningkat 6,44 persen.

Hal ini melebihi asumsi pemerintah sebesar 5,3 persen. Kontribusi terbesar pendorong laju inflasi ditengarai karena hari-hari besar pada September dan Oktober.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Subagyo Dwijosumono, saat mengumumkan Inflasi Indonesia, di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (1/9/2010).

"Kita masih menghadapi hari besar lain, Natal dan Tahun Baru. Biasanya itu selalu terjadi inflasi, hampir selalu naik," jelasnya.

Menurutnya, kenaikan laju inflasi ini akan dapat melebihi asumsi pemerintah dengan banyak indikator yang mempengaruhinya. Salah satu indikator yang dipastikan akan menyumbang kenaikan inflasi adalah hari besar Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

"Saya berharap Lebaran pada bulan depan itu jatuh pada minggu pertama. Jadi minggu kedua, ketiga, keempatnya siapa tahu turun, ujarnya.

Menurutnya pemerintah masih punya celah untuk menekan laju inflasi. Salah satunya dengan mengendalikan perekonomian sampai akhir tahun atau menekan inflasi dengan menaikkan deflasi.

"Dengan benturan hari besar yang berturut-turut akan terjadi ini pemerintah harus mengendalikan perekonomian dengan baik. kalau tidak terkendalikan dengan baik maka inflasi dipastikan masih akan naik lagi," tukasnya.

Untuk kemudian dapat menekan inflasi sesuai dengan asumsi pemerintah adalah Satu-satunya kemungkinan mencapai 5,3 persen itu untuk September, Oktober, dan November yang tercatat deflasi. (ade)
TWITTER »
twit