Inilah Alasan IDKM & EMTK Masuk UMA

Rheza Andhika Pamungkas - Okezone
Selasa, 7 September 2010 14:02 wib
ilustrasi. foto: corbis
ilustrasi. foto: corbis
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan alasan dimasukkannya saham PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) ke unusual market activity/UMA.

Menurut BEI, ini hanya merupakan mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh BEI saja akibat dari saham kedua emiten ini mengalami peningkatan harga dan aktivitas transaksinya di luar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya.

"Itu kan hanya mekanisme surveillance kita saja. Karena kita melihat pricing-nya terlalu agresif," ujar Direktur Penilaian Perusahaan Eddy Sugito kepada wartawan saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (7/9/2010).

Meskipun secara fundamental saham keduanya cukup baik, lanjutnya, tetapi kenaikan ini terjadi secara tiba-tiba. Oleh sebab itu BEI memberikan peringatan (alert) ini.

"Hanya sebagai alert saja. Just to remind saja. Kalau memang mereka bilang tidak ada transaksi yang melanggar dan memang bagus ya silahkan saja. Kecuali ada sesuatu yang anomali misalkan pola-pola transaksi yang membuat pergerakan harga saham tersebut tidak wajar," tutupnya.

Sebelumnya di sesi perdagangan pertama hari ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham IDKM dan EMTK ke dalam saham yang mengalami peningkatan harga dan aktivitas transaksinya di luar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya UMA.

Seperti dungkapkan oleh Direktur BEI Eddy Sugito dalam keterbukaan informasi di Jakarta pagi ini, bursa saat ini tengah mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham keduanya.

Permintaan konfirmasi bursa atas meningkatnya transaksi kedua saham ini juga telah dilakukan Senin 6 September kemarin. "Saat ini bursa sedang menuggu jawaban permintaan konfirmasi dari perusahaan tercatat," jelasnya.

Dua emiten tersebut memang memiliki isu hangat. Di mana IDKM disebut akan dijual kepada investor karena kondisinya kurang sehat. Sementara anak usaha EMTK, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) disebut bakal menjual unit usahanya SCTV kepada Star TV.

Walau demikian, SCMA menyangkal kabar yang menyebutkan SCTV tengah di due diligence oleh Star TV. Menurut direksi perseroan, informasi tersebut sangatlah tidak benar dan membingungkan masyarakat dan juga investor.

Pada pukul 11.39 waktu JATS, saham EMTK diperdagangkan di level Rp1.330, naik Rp220. Sementara saham IDKM ditransaksikan di posisi Rp630, naik sebesar Rp110.

Oleh karena itu, Bursa meminta investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perseroan atas permintaan konfirmasi bursa, serta mencermati kinerja perseroan dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor juga diminta untuk mengkaji kembali aksi korporasi perseroan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Kemudian, mempertimbangkan kembali berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. (ade)
TWITTER »
twit