JAKARTA - Pasokan gas sebanyak 140 MMSCFD untuk Floating Receiving Regassification Unit (FSRU) yang berlokasi di Sumatera Utara, berasal dari Lapangan Tangguh. Saat ini pembicaraan mengenai harga sudah hampir selesai.
"Gas dari Lapangan Tangguh tersebut berasal dari pengalihan gas ke Sempra, Amerika Serikat," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H Legowo seperti dikutip dari situs resmi Ditjen Migas di Jakarta, Selasa (24/5/2011).
Sementara pasokan gas untuk FSRU Jawa Tengah, hingga saat ini belum diputuskan akan diambil dari lapangan mana.
Sebagaimana diketahui, untuk mengatasi defisit gas di atas 200 MMSCFD, pemerintah membangun tiga FSRU yaitu di Jawa Barat, Sumatera Utara dan Jawa Tengah. Dengan adanya infrastruktur LNG terminal ini, diharapkan pasokan gas ke tempat yang jauh dari sumber gas bumi dapat dilakukan dalam bentuk pengiriman LNG. Sebelumnya, pasokan kebutuhan gas bumi domestik hanya dilakukan dengan menggunakan jaringan pipa gas bumi.
Agar pembangunannya dapat berjalan sesuai rencana, pemerintah melakukan pengawasan dan memonitoring pembangunan FSRU. FSRU Jawa Barat ditargetkan dapat diselesaikan pada September 2011. Sedangkan untuk Sumatera Utara, direncanakan rampung pada 2012.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.